Lampiran B
Penentuan zat yang mudah menguap
B.1 Rentang
Standar ini menetapkan metode penentuan zat mudah menguap dalam bahan karet silikon dan produk yang bersentuhan dengan makanan.
Standar ini berlaku untuk penentuan zat mudah menguap dalam bahan karet silikon dan produk yang bersentuhan dengan makanan.
B.2 Prinsip
Setelah perlakuan awal terhadap sampel bahan dan produk karet silikon untuk kontak makanan, kehilangan cairan sampel pada tekanan normal dan setelah dipanaskan dan dipanggang pada suhu dan waktu tertentu diukur untuk memperoleh jumlah zat yang mudah menguap dari bahan karet silikon dan produk untuk kontak makanan dalam kondisi yang sesuai.
B.3 Reagen dan bahan
B.3.1 Reagen
Air: Air kelas III sesuai dengan GB/T 6682.
B.3.2 Bahan
B.3.2.1 Wadah : Piring permukaan, piring evaporasi, piring timbang, cawan lebur, dll.
B.3.2.2 Piring timbang: Aluminium, datar.
B.3.2.3 Pengering : Dilengkapi dengan pengering.
B.4 Instrumen dan Peralatan
B.4.1 Neraca elektronik : Sensitivitasnya 0,1 mg.
B.4.2 Oven Pengeringan Blower Pemanas Listrik: Akurasi kontrol suhu (100±2)℃, akurasi kontrol suhu (200±3)℃.
B.5 Langkah Analisis
B.5.1 Perlakuan Awal Sampel
Rendam sampel dot dalam air yang sedikit mendidih selama 10 menit, aduk sesekali selama proses perendaman untuk memastikan sampel tidak menyentuh dinding wadah. Setelah direndam, keluarkan sampel, kibaskan airnya. Jika langkah pengujian selanjutnya tidak dapat segera dilakukan, masukkan sampel ke dalam desikator untuk disimpan. Sampel lain tidak memerlukan perlakuan awal.
B.5.2 Persiapan Sampel
Potong sampel menjadi beberapa bagian dengan panjang, lebar dan tebal masing-masing tidak melebihi 2 cm, dan letakkan dalam wadah yang sesuai, pastikan potongan sampel tidak saling tumpang tindih. Tempatkan wadah berisi pecahan sampel dalam oven pengering udara panas listrik pada suhu (100 ± 2)℃, keringkan selama (60±5) menit, kemudian keluarkan dan dinginkan dalam desikator selama (60±5) menit untuk penentuan.
B.5.3 Penetapan
Tempatkan piring timbang dalam oven pengering udara panas listrik pada (200±3)℃ hingga kering setidaknya selama 60 menit. Setelah dikeluarkan, masukkan ke dalam desikator hingga dingin selama minimal 60 menit, lalu timbang massa cawan kosong (akurat hingga 0,1 mg). Ulangi langkah pengeringan di atas hingga selisih massa piring kosong dari berat sebelumnya dan berikutnya tidak melebihi 2,0 mg, dan catat massa piring kosong dalam m. Ambil kira-kira 10 g pecahan sampel yang akan diuji dari B.5.2 dan masukkan ke dalam cawan penimbangan dengan berat konstan. Pastikan fragmen sampel tidak saling tumpang tindih. Timbang massa total m fragmen sampel dan cawan penimbangan (akurat hingga 0,1mg). Tempatkan cawan penimbangan yang berisi pecahan sampel ke dalam oven pengering udara dengan efek pemanasan listrik pada (200±3)℃, keringkan selama (240±5) menit, kemudian keluarkan dan dinginkan dalam desikator selama (120±5) menit. Setelah itu, timbang massa total m (akurat hingga 0,1 mg) pecahan sampel dan cawan penimbangan.
B.6 Penyajian Hasil Analisis
Massa zat yang mudah menguap dalam sampel dihitung menurut rumus (B.1) :
Dalam rumus:X=(M 1 -M 2 )/(M 1 -M 0 )*100%
X - Jumlah zat yang mudah menguap dalam sampel, diukur dalam gram per 100 gram (g/100 g);
M 1 - Massa total sampel dan cawan penimbangan sebelum dikeringkan, dalam gram (g);
M 2 - Massa total sampel dan cawan penimbangan setelah pengeringan, dengan satuan gram (g);
M 0 - Massa cawan penimbangan kosong, dengan satuan gram (g).
Hasilnya dinyatakan sebagai rata-rata aritmatika dari dua hasil penentuan independen yang diperoleh dalam kondisi pengulangan, dibulatkan menjadi dua tempat desimal.
B.7 Presisi
Jika jumlah zat yang mudah menguap dalam sampel ≤0,2g/100g, perbedaan antara dua hasil penentuan independen yang diperoleh dalam kondisi pengulangan tidak boleh melebihi 30% dari rata-rata aritmatikanya. Jika jumlah zat yang mudah menguap dalam sampel kurang dari 0,5g/100g, perbedaan antara dua hasil penentuan independen yang diperoleh dalam kondisi pengulangan tidak boleh melebihi 20% dari rata-rata aritmatikanya; bila jumlah zat yang mudah menguap dalam sampel lebih besar dari 0,5 Pada g/100g, perbedaan antara dua hasil penentuan independen yang diperoleh dalam kondisi pengulangan tidak boleh melebihi 15% dari rata-rata aritmatikanya.
DOIT Rubber adalah perusahaan teknologi tinggi yang mengkhususkan diri pada komponen penyegelan karet presisi untuk sektor kesehatan global, otomotif, elektronik, dan industri.
Didukung oleh sertifikasi ISO 13485 dan 20+ paten inti, kami unggul dalam pembuatan Segel Silikon Kelas Medis, Segel IVD, dan Gasket Perangkat Diagnostik, sesuai dengan persyaratan ketat Aksesori Peralatan Diagnostik In Vitro (IVD). Portofolio kami juga mencakup segel khusus untuk elektronik otomotif, pompa, katup, dan mesin industri, memberikan biokompatibilitas, ketahanan terhadap korosi, dan stabilitas yang unggul. Kami menawarkan layanan OEM/ODM dengan kapasitas pasokan global, melayani pelanggan di Asia, Eropa, dan Amerika.